Minggu, 18 Juli 2010

dosakah aku (prolog)

ini aku buat dosakah aku, tapi prolognya dulu

krna ini bukan FS ICL jadi nama2nya ku ganti . . walaupun mnama depanya sama
RIO - RIO Arainder
Shilla - Shilla Charenina
Alvin - Alvin Drew Richard
Ify - Ify chalista

jangan di copas ya!!! *EMANG ADA YG MAU COPAS? ==*



aku berada di sebuah kamarmandi . . sejenak ku terdiam mengggenggap sebuah alat pemberitahu bahwa masa depanku akan hancur


tangganku bergetar, suasana lembab yang menyelimuti ruangan itu semakin membuat bibirku membiru. kulihat lagi tespcak yang ku genggam sedari tadi, hasilnya sama sekali tak berubah. 2 buah garis merah terpampang di alat itu, itu pertanda sebuah kehidupan baru akan muncul dari rahim ku.


5 bulan kemudian


aku berjalan keliuar dari kelas ku, XII IPA2 . .
caci maki dan tatapan sinis yang menemani langkahku, sama sekali tak ku hiraukan walaupun sebenarnya mengabaikan caci makian itu amat menyakitkan. langkah ku terhenti melihat sesosok pria yang sedari tadi sibuk menggantung burung burung kertas di ranting ranting pohon.

"sedang apa, yo?" tanya ku
"ehh . . Shilla, bagus kan?" katanya sambil menatap gantungan burung burung kertas itu, dia tersenyum pada ku lalu merangkulku. sejenak aku merasakan beban ku hilang dan menjadi orang yang paling bahagia karena Rio selalu mendampingiku, tapi itu hanya perasaan sejenak atau sebuah harapan semu.

"aduh" aku merasakan sesuatu di perutku
"kenapa, shill?" katanya agak panik
"aww . . " rintih ku lagi sambil mengelus perutku
seakan dia mengerti maksudku, Rio langsung menuntunku duduk di sebuah bangku kayu. setelah memastikan aku duduk dengan nyaman, rio langsung duduk tepat di sebelahku.
"mamanya jangan di tendang tendang lagi ya. kasian, mamanya kan cape" kata rio sambil mengelus elus perutku.

aku tersenyum padanya, begitu pula ia tersenyum padaku. Rio mengelus rambutku dan menyandarkan kepalaku di pundaknya.
aku menutup mataku berusaha menghayati setiap detik waktuku bersamanya tanpa mengiraukan tatapan sinis yang di tujukan padaku, tanpa menghiraukan caci makian orang yang melihatku, tanpa menghiraukan sumpah serapah orang padaku.

sampai sekarang aku masih berharap ini semua hanya mimipi dan ketika aku bangun, aku akan menjalani hari hariku seperti Shilla yang dulu . . Shilla yang selalu ceria menjalani hari harinya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Sensation Maker

Bacanya jangan diskip yahh, soalnya yang di wattpad banyak paragraf yang di skip dan diperhalus bahasanya. sedangkan disini lebih vulga...